“Blue! Lihat nilai nilaimu!?” Teriak dad menggelegar di ruang tamu.

Aku hanya menundukkan kepala.. terlalu berbahaya untuk membantah dad saat ini

“Coba lihat” kata dad sambil memberikan rapor ku,huft aku nyaris pingsan,pantas saja dad marah besar seperti itu huruf F menghiasi kolom kolom nilaiku.. lebih parah lagi kolom perilaku di beri nilai E?!

Menyebalkan deh!

“Yeah dad tahu kan kalau guru guru ku tidak menyukaiku? Mungkin saja nilaiku C atau D,dan dad juga tahu kan? Kalau perilakuku tidak mungkin E?!” Kataku agak keras sembari menatap tajam mata dad”

Owh yeah? Kamu kira C atau D itu nilai yang bagus?” Kata dad keras

Aku menundukkan kepala.. air mataku turun membasahi pipi.. huft! Seorang ayah lebih percaya huruf bodoh di kertas daripada putri tunggalnya sendiri?

“Bluish,dad sudah memikirkannya.. kau akan sekolah di asrama” kata dad pelan sambil mengusap kepalaku..

Aku terkejut aku menghentakkan tangan dad untuk melepaskanku”Apa gunanya?! Apa gunanya menyekolahkanku di asrama? Sekolah yg membuat kita terisolasi dengan teman teman yg pastinya menyebalkan dan tidak boleh keluar hanya untuk menghirup udara segar selama 1 tahun?!” Kataku tersendat sendat.. air mata mengucur deras”

Kali ini tidak ada penolakan blue!” Kata dad

Aku berlari menuju kamarku aku menaiki tangga dengan dada yang sesak..”DAD JAHAT!!,DAD TIDAK MENYAYANGIKU!!”

Tags:

0 Comments

Leave a Comment